2.0 New Version

Ronde baru kehidupan baru saja melewatiku,
Perubahan kepala usia menjelaskan bahwa aku bukan lagi Nisa kecil yang bisa sesantai dulu memikirkan kehidupan beberapa tahun kedepan.

Bukan berarti tidak pernah membahas persoalan dewasa, orang tuaku cukup kritis untuk membawa anak-anaknya berdiskusi dalam beberapa masalah. 
Bedanya, diusia ini, semua dijelaskan secara gamblang tanpa malu-malu. Sisi lembut bundaku, terpancar seolah dalam beberapa waktu kedepan ia harus mempersiapkan dan merelakan anak perempuannya untuk menjadi milik orang lain.

2.5 tahun terakhir menjadi perubahan terbesar dalam hidup seorang Nisa.
Keinginan untuk mempelajari Islam secara mendalam dalam segala aspek kehidupan mulai menarik hati. Jika dulu belum sepenuhnya aku pahami, maka 2.5 tahun lalulah mulanya. Jika dulu aku masih bandel, 2.5 tahun lalulah langkah awalnya.

Perubahannya?
Signifikan.
Allah menjawab beberapa mimpiku dan membuka jalan fikiranku dalam berbagai hal salah satunya Mengenai penjagaan seorang wanita, islam sungguh menjadikan wanita bak seorang ratu. 
Tak sembarang disentuh oleh orang lain
Tak sembarang dipandang oleh orang lain
Tak sembarang dijadikan lelucon oleh orang lain
Dan yang terpenting
Tak sembarang dimiliki oleh orang lain


Jika QS An-Nur ayat 26 menjelaskan,
"Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik" 

Saat ini aku melihatnya dengan sangat jelas, jika bunda selalu mengingatkanku untuk menjadi Khadijah Zaman Now, aku mengerti alasannya.

dan dimana aku sekarang?

Jika dibilang baik, belum sepenuhnya aku baik, aku memantaskan diri untuk lebih baik, tapi bukan untuk mengejar perhatian seorang manusia, melainkan mengejar Ridha Tuhan Yang Maha Esa, karena jika Allah ridha, segalanya akan mudah, ahsan, dan menenangkan.

Kukira, sampai disini saja sudah cukup menjaga diriku, ternyata tidak, banyak yang datang membawa kebatilan berbungkus keindahan. Jika aku sedang berproses menjaga keridhaan Allah dalam segala hal, ada terpaan angin yang berhembus lembut tetapi seolah ingin menarikku untuk keluar jalur, tidak, tidak bisa. Proses ini harus terjaga.
Karena sekali saja aku lalai, sungguh diri ini sangat merugi. Tak ada keberkahan didalamnya, dan kehidupan seterusnya. Sungguh aku tak mau menodai proses ini dengan apa-apa yang Allah larang.

Ya Allah, jelaskanlah mata ini untuk melihat yang putih adalah putih yang hitam adalah hitam.
Ya Allah, arahkan hati ini untuk menuju kepada hal yang baik. Karena dengan begitu, aku akan memberikan sepenuhnya, tanpa sisa.

Komentar

  1. Menurutku, kamu tidak perlu menjadi Khadijah, kenapa? Karena Khadijah lahir dan hidup sesuai fungsi pada zamannya. Dia wanita tangguh pada zamannya yaitu 1400 tahun yang lalu. Dia adalah wanita yang membantu Rasulullah mengikis misogenisme dan patriakisme yang membelenggu wanita pada zamannya. Kamu? Adalah wanita yang lahir 1400 tahun setelah kematiannya, serta berbeda tempat pula. Kamu hanya perlu menjadi diri mu sendiri, yang menjadikan Khadijah sebagai contoh dalam jejak langkahmu. Bukan menjadi Khadijah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Generasi Masjid

Imajinasi Tengah Malam

Tentang Si Baik