Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Dua Muka

Ragamu berada dalam keramaian tapi wajahmu seolah kebingungan melawan raut yang seharusnya terpancar menekan beban agar tak kelihatan bersembunyi dibalik giliran lampu lampu malam dan suara bising yang mengalihkan jeritan dalam dada seolah semua terhapus sirna tergantikan sesaat padahal ia selalu siap kembali merasuki raga yang lemah itu. sendu sendiri engkau bercerita tentang kado yang kau terima entah apa itu yang jelas rasanya lebih pahit daripada biji kopi tak ada nikmat sama sekali tugasmu hanya bagaimana ia pergi dan berharap ada yang datang membawa gula sebagai ganti jika boleh saja diam sesaat, pasti tubuhmu begitu berisik dan berteriak tak terima selalu dibawa tak sesuai arah. letih ingin berhenti

Waktu

Waktu itu akurat, ga ada yang bisa memperlambat, mempercepat atau menghentikan. Siap ga siap, waktu akan tetap mengahajar mau laripun, waktu akan tetap mengejar apalagi diam tanpa persiapan waktu itu ga menerima alasan ketiduran kecapean ketinggalan dia akan tetap berputar detik demi detik berganti menit dan jam hari hingga minggu lalu bulan sampai tahun Bobot dalam setiap waktu tergantung bagaimana kita mengambil kesempatan yang lalu ga akan bisa diraih lagi tapi masih bisa diperbaiki yang akan datang, ga bisa diterawang tapi masih bisa direncanakan.

Bangkit

Jangan biarkan lampunya meredup. Terus kasih energi, terus injak gas bila tak ada yang menghalangi. tapi jangan lupa menyisi untuk isi bahan bakar agar siap untuk menghadapi lintasan selanjutnya. senggolan salipan polisi tidur biarkan menjadi pemicu detak jantung agar tetap hidup. agar tetap sadar bahwa yang konstan konstan saja akan lelah dan cenderung mengalah. bangun... jangan mogok. masih banyak putaran dan tikungan. ayo bangun. jangan padamkan lampunya. #ngarangajasih #yaudah #haha #maknadibalikmakna