Akhirnya Bikin Paspor

Assalamualaikum wr wb
Selamat Siang dan Selamat Hari Jumat :)

Alhamdulillah gue seneng bangettttt nulis blog kali ini, bukan yang sebelum-sebelumnya ga seneng, tapi yang ini tuh wow ga nyangka akan dikabulkan secepat ini.

Suatu hari, cielah, dikelas mata kuliah Aplikasi Pengelolaan Operasional Bank, dosen gue Pak Jamie masuk seperti biasa. Buka Laptop, Colok Ke Proyektor, Buka Slide 1, Jelasin, Improvisasi, dilanjut dengan cerita pengalaman travellingnya bersama istri.

dia selalu berhasil membuat gue dan anak sekelas iri

Waktu itu beliau lagi asik banget cerita bahwa travelling itu ajang mencari teman dan kenalan, kenapa? karena orang yang suka travelling akan selalu travelling lagi, nagih, ya begitu katanya. Jadi, saat kita mau travelling dan inget ditempat tujuan kita ada teman yang pernah ketemu saat travelling juga, kita bisa hubungin dia dan syukur banget kalau dia ngasih tempat nginep gratis di villa atau rumahnya, atau dimurahin saat ambil paket jalan-jalan. Bukan memanfaatkan teman, tapi dosen gue ini juga melakukan hal sebaliknya saat ada teman yang perlu guidance dia. Simbiosis mutualisme. Tapi bukankah kita juga akan melakukan hal yang sama kalau ada temen kita yang berkunjung? Ga hanya saat travelling, dalam segala hal. Iya kan? iya pasti. Iya ga? Iya

kayanya ini dosen lebih cocok jadi dosen Pariwisata dari pada Keuangan dan Perbankan.

Karena menurut dosen gue, save money saat travelling itu penting, karena kita dinegara orang atau di daerah orang, yang kita ga tau seperti apa dan kejadian apa aja yang akan kita hadapi dan lewati. Diakhir jam mata kuliah, Pak Jamie narik kesimpulan atas materi yang disampein hari itu, walaupun ujung-ujungnya nyuruh baca sendiri dibuku putih dan nanya satu hal yang membuat gue agak gimana gitu....

"Travelling itu harus temen-temen, tulis negara atau daerah tujuan kalian,  dalam atau luar negeri, yang gede di kertas terus tempel ditembok, diving, hiking, apapun yang penting travelling. Jadi siapa disini yang udah punya paspor?"

Beberapa anak dikelas angkat tangan dan beberapa lagi celingak celinguk aja. Dan gue adalah kubu yang kedua.

"Gapapa, tenang aja, dulu saya juga ga pernah berfikiran seperti ini, dulu saya bikin paspor karena disuruh dosen, dan negara yang saya tuju adalah Israel dan Korea Utara, karena waktu itu gaboleh milih negara yang sama dengan teman sekelas"

"Pada bikin ya, yaudah deh udah malem, Assalamualaikum, selamat malam"

Sepanjang jalan gue mikir, negara mana? kapan? sama siapa? dalam rangka apa? pengen banget. Sebenernya ini adalah salah satu doa yang selalu gue panjatkan sehabis solat.

Day after day
Night after night

gue masih kepikiran sama perkataan Pak Jamie, sampe akhirnya gue searching di google, voluntering atau kegiatan apapun yang ekspedisi keluar negeri atau minimal ke daerah lain di Indonesia yang bisa gue ikutin. Setelah dapet beberapa tapi persyaratan ga memenuhi, gue masih semester 2 sedangkan persyaratan Ekspedisi KKN UI mengharuskan minimal semester 3, belum rejeki jadi gagal, Gue pernah diajak ke Pulau Anambas Riau untuk Social Project dan berangkat bulan Juli ini, tapi sampai saat ini project itu belum jalan lagi, Ekspedisi ke Natuna juga gagal karena waktu itu gue harus milih antara Natuna yang diselenggarain Youcan Social Expedition atau Anambas dari Kampus gue sendiri.
Sampai suatu hari, gue kepikiran untuk bikin grup khusus untuk ikut lomba-lomba atau sharing event yang bisa kita ikutin, karena ngejar pengalaman dan sertifikat bareng 2 temen cowo gue. Dan diwaktu yang bersamaan, salah satu temen gue yang namanya Rudhya ngeshare jarkoman Finance Youth Community, komunitas Finance itu dibawah bimbingan dosen Fakultas gue. Finance Youth Community mengadakan sebuah acara Fintech Summit yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Tanpa fikit panjang, gue langsung chat CP yang tertera yang ternyata kating gue dan nanya nanya soal acara itu.

yang pertama ya pasti soal biaya. 

setelah chat yang panjang dan gue menarik kesimpulan bahwa
1. acara yang pertama kali diselenggarain di Luar Negeri oleh Fakultas gue
2. ketuanya adalah juara 3 mahasiswa berprestasi Vokasi UI
3. Gue dan kedua temen gue adalah angkatan 2016, ya hanya bertiga, sisanya kating-kating yang hits karena aktif organisasi.
4. Bakalan ngedatengin pembicara hebat dari luar negeri dan juga Indonesia
5. Peserta Umum, luar atau dalam negeri
6. Membahas tentang fintech (finance dan technology) yang sekarang lagi hits banget

Yang paling bikin gue fix adalah
7. GRATIS

Gue langsung izin orang tua, jelasin sejelas-jelasnya dan akhirnya dapet izin. Ditambah, orang tua gue tau kalau gue anaknya gatakut nyasar hahaha jadi mereka yakin untuk ngizinin gue berangkat.

Ini kesempatan emas banget, nambah relasi yang banyak, teman-teman baru, gue juga gatau kedepannya apa aja yang bakalan gue dapet setelah join dalam komunitas ini, yang pasti gue bersyukur, Allah swt ngasih cepet banget pengganti ekspedisi-ekspedisi gue yang gagal melalui Rudhya. Thank u so much, dan akhirnyaaaaaaa gue bikin paspor :)

www.instagram.com/fintechsummit/



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Generasi Masjid

Imajinasi Tengah Malam

Tentang Si Baik